Diabetes. APA ITU, PENYEBAB DAN SOLUSI 4 PILAR ATASI DIABETES

Stop diabetesDiabetes (Diabetes militus)  merupakan penyakit kadar gula atau glukosa tinggi yang tidak saja diderita oleh  orang dalam usia tertentu dan bukanlah penyakit inherential.

Banyak orang salah menyangka bahwa penyakit diabetes ini hanya akan  diderita hanya pada orang tua saja. Kenyataannya bahwa kencederungan usia produktif sekarang ini justru terkena penyakit diabetes, bahkan anak-anak juga terkena diabetes. Jadi  penyakit diabetes tidak mengenal usia. Siapa saja dapat terjangkitin penyakit diabetes.

Sementara itu, untuk Indonesia jumlah penderita diabetes cukup tinggi. Dimana Indonesia menempati peringkat 4 terbanyak penderita diabetes setelah Amerika Serikat, Cina, dan India.

Di Indonesia pada tahun 2000 ditemukan 8,4 juta penderita diabetes lebih dari 6 (enam) tahun. Pada tahun 2006 ditemukan 14 juta.

Dari jumlah itu 50% sadar mengindap diabet. Sementara 50% lainnya tidak  tahu kalau dirinya mengindap penyakit diabetes karena tidak pernah periksa darah, check up dan lainnya. Akibatnya yang tidak mengetahui ini akan cenderung lebih parah karena akan terkena komplikasi yang disebabkan makanan tidak terkontrol dan tidak berolah raga.

Sedangkan yang  50% orang yang mengetahui mengindap penyakit diabet, juga tidak semuanya mau mengatur pola makannya, tetapi hanya 30%nya yang mau menjalani pola makannya

Di Indonesia penderita diabetes diperkirakan akan meningkat, diprediksikan tahun 2003 akan mencapai 30 juta penderita diabetes.

Booklet  dari Rangkuman dari seminar dengan pembicara dr Eddy Kristianto yang  membahas tentang :

  • Apa itu Diabet
  • Cara Mencegahnya
  • Apa yang Perlu Dilakukan Jika Sudah Menderita Diabet
  • Apa yang Dilakukan Setelah Mengalami Komplikasi

APA ITU DIABETES

Diabetes (diabetes militus) adalah penyakit dimana kadar gula/glukosa tinggi. Cara mengetahui tingginya glukosa atau rendahnya  tingkat glukosa adalah dengan melakukan pemeriksaan  medis. Dimana ada dua cara pemeriksaan

Pertama : Pengambilan darah setelah puasa 20 jam

Jika seseorang normal  : 70 – 110 mg/dcml, setelah 2 jam akan menjadi 120 – 140 mg/dcml

Kedua : Pemeriksaan darah sensitif disebut HBAIC atau kadar darah yang diikat dalam glumogobim.

Orang normal akan menunjukkan dibawah angka 6. Lebih dari angka 6 maka orang disebut mengindap penyakit diabetes.

Menurut peraturan Perkeni (Persatuan ahli diabet), orang disebut diabet kalau gula darah di atas 126 mg/dcml atau gula darah suakto (tidak menjalani puasa lebih dulu tetapi setiap saat diambil) di atas 200 mg/dcml.

Sementara juga ada yang disebut pra-diabetes, yaitu gula darah tinggi tetapi dibawah ketentuan Perkeni. Calon diabetes  ini di Indonesia ada pada usia 40-70 tahun yang mencapai 70%.

Pada pra-diabetes ini juga memiliki resiko tertinggi terkena serangan jantung adalah 1,5 kali dibanding orang normal. Sementara yang sudah terkena diabetes akan memiliki resiko 2 – 4 kali terkena serangan jantung dibanding orang normal.

Jadi  kalau orang diabetes itu meninggal  biasanya bukan karena penyakit diabetnya tetapi karena komplikasinya terutama karena serangan jantung.

Bagaimana sebenarnya gula darah normal?

Gula darah normal, awalnya dihasilkan dari makanan yang dihancurkan di lambung, masuk ke usus halus, diserap oleh pembuluh darah, setelah diserap maka kadar glukosanya akan naik karena membawa karbonhidrat dari usus. Kemudian darah yang mengandung karbon hidrat akan melewati pangkreas. Dimana pangkreas akan menghasilkan apa yang disebut INSULIN. Fungsi insulin ini membuat gula darah masuk ke sel tubuh untuk dibakar menjadi tenaga.

Didalam tubuh ini insulin ibaratnya seperti kunci yang akan membuka dinding sel untuk menjadi tenaga. Pembakaran ini akan menurunkan kadar gula karena menjadi tenaga.

1. JENIS DIABET

Jenis diabet itu ada dua, yaitu Diabet type 1 dan Diabet type 2. Perbedaannyanya adalah :

Type 1  Setelah masukknya ke pangkreas tetapi pangkreas sudah rusak, atau pangkreas tidak bisa  menghasilkan insulin. Kadar makanan yang dimakan tidak bisa menjadi tenaga atau masuk ke dinding sel sehingga gula darah menjadi tinggi.

Type 2  Makanan diproses sampai pangkreas tetapi lubang   kunci pembuka  dinding sel rusak, sehingga karbondiogsida tidak bisa masuk ke dinding sel, sehingga kadar gula naik.

Kesimpulannya adalah :

TYPE 1 ini kadar insulinnya berkurang/tidak ada. TYPE 2 ini tubuh kebal terhadap insulin (sel-sel kebal insulin).

Biasanya TYPE 1 usia dibawah 30 tahun termasuk anak-anak. Penyebabnya  rusaknya pangkreas akibat dari polutan (zat-zat makanan), infeksi dan gizi buruk.

TYPE 2  penyebabnya hanya satu, yaitu obesitas. Oleh karena itu bagi yang memiliki berat badan lebih harus mewaspadai adanya diabetes meskipun tidak mempunyai keturunan diabetes pada keluarganya.

Pengobatan

Pada diabetes type 1 adalah dengan disuntik insulin tiap hari. Suntikan ini perlu karena pangkreasnya tidak bisa menghasilkan insulin.

Pada diabetes type 2  cukup diberi obat yang dimakan saja. Jadi tidak tergantung pada insulin tetapi dalam keadaan yang sangat parah juga perlu diberi insulin.

2. PENYEBAB DIABETES

Penyebab umum terutama diabetes type 2 adalah

(1) kurangnya aktivias fisik atau olah raga,

(2) Konsumsi karbonhidrat atau zat gula yang berlebihan

Zat gula ini sering terdapat di permen, soft drink karena dalam 1 kaleng soft drink mengandung 8 sendok gula), cake (kue basah), jajan-jajan. Oleh karena kalau kita ingin menurunkan berat badan  perlu makan yang banyak setelah itu tidak ‘ngemil’.

(3) Kadar hormon Kortikus Streroit yang tinggi

Ketika orang memiliki kortikus streorit tinggi, satu hormon dalam steorait maka orang bisa kena diabetes, terutama pada orang-orang yang mengalami pengobatan dengan obat steoroit seperti “obat asma, alergi, ada juga yang disebut obat “gemuk” yang isinya dimasematol. Minum obat  ini badan bisa gemuk karena adanya streorait yang kuat karena menahan cairan dalam tubuh.

Diabetes juga terjadi pada kehamilan tetapi sifatnya hanya sementara, namanya diabetes desatisiona, setelah melahirkan diabetes ini akan sembuh dengan sendirinya.

(4) Obat-obatan yang merusak pangkreas

Obat-obatan yang merusak pangkreas juga bisa menyebabkan diabetes

(5) Radikal bebas

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung dan kanker. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan.

Antioksidan yang cukup ampuh ternyata terdapat di kulit buah manggis. Banyak penelitian tentang khasiat kulit buah manggis ini sebagai Antioksidan dan sekarang telah tersedia juga dalam bentuk  Kapsul Kulit buah Manggis.

(6) Makanan karbon hidrat tinggi

Makanan karbon hidrat tinggi misalnya banyak makan nasi dari pada sayuran. Kebiasaan orang Indonesia, makan adalah nasinya banyak dan sayur sedikit, atauminuman soft drink, makan cake (kue basah)

Kapan gula sel dirubah menjadi tenaga

Pertanyaan ini tentu jawabnya adalah ketika anda perlu tenaga. Jadi kalau kita melakukan olah raga rutin atau aktivitas fisik, maka gula darah akan dirubah menjadi tenaga, dan membakar karbon hidrat.

Kondisi itu sangat berbeda ketika anda tidak pernah berolah raga. Kelebihan karbon hidrat akan menjadi  lemak, yang kemudian ditimbun dalam perut yang kemudian terjadilah obesitas atau disebut Tribriseri tinggi.

Tribriseri tinggi ini menyebabkan penyumbatan darah yang mengakibatkan  Jantung Koroner. Jadi anda mengkonsumsi karbon hidrat meskipun lemaknya sedikit juga berpotensi terkena jantung Koroner.

Kita kembali membahas yang berkaitan dengan insulin. Insulin ini dihasilkan dari pangkreas, kalau pangkreas terus menerus  bekerja menghasilkan insulin maka pangkreas lama-lama akan sakit, kecapaian dan akhirnya rusak.  Sehingga tidak menghasilkan lagi  insulin. Kondisi ini berakibat diabetes, komplikasi dari diabetes terutama Jantung Koroner.

Oleh karena itu waspadai juga untuk mengkonsumsi karbon hidrat bagi yang sudah terkena Jantung Koroner.

Gejala Diabetes

Gejala diabetes  popular disingkat 3P.

  • P1 : Politipsi :  artinya sering minum akhirnya
  • P2 : Poliuri  : sering kencing
  • P2 : Polipaugu – Rasa lapar. Rasa lapar ini timbul  karena sel-sel kelaparan yang disebabkan sel-selnya tidak dapat suplai gula, meskipun  sekitarnya banyak gula tetapi tidak dapat menyerap karena tidak bisa masuk.

Gejala lainnya adalah :

  • Sering mengantuk
  • Pandangan jadi kabur
  • Kesemutan sebatas “kaos kaki & Kaos Tangan” Artinya  kesemutan pertama ada diujung jari  menjalar  ke atas. Kesemutan ini terjadi karena di jari-jari jumlah pembuluh darah lebih kecil dan kesemutan terjadi karena penyumbatan pembuluh darah tadi menyebabkan kerusakan syaraf yang kekurangan  suplai arah. Kejadian ini lama-kelamaan menjadi  baal (mati rasa) yang disebut neuropathi (kerusakan syaraf)

3. PENCEGAHAN DIABETES

  • Lakukan olah raga teratur; Lakukan minimal 4 kali per minggu selama 45 menit
  • Kurangi konsumsi karbon hidrat terutama gula
  • Hindarkan makanan yang diproses dengan lemak sintesis, seperti fast food (makanan siap aji, mie instant dsb). Lemak sintesis ini akan merusak sel yang mengakibatkan gula tidak masuk ke dalam sel..
  • Hindari Bahan Pemutih
  • Konsumsi beras merah organik. (Bukan nasi putih memiliki zat-zat  pemutih. Lebih jelas dengarkan kaset  : “Mengatasi Proses Penuaan”.
  • Konsumsi 3 (tiga) Porsi Sayuran Organik, 6 (enam) porsi buah organic.
  • Konsumsi  sayuran dan buah organikitu penting karena mengandung zat-zat pencegahnya.
  • Hindari Obesitas

Apa sih Kiteria obesitas?

Seseorang dikatakan obesitas jika lingkar perut lebih dari: 1) wanita lingkar perut  maksimal 80 cm, 2) pria lingkr perut  maksimal 90 cm

Bukan orang dengan obsesitas aja yang beresiko tinggi diabetes, orang kurus dengan perut besar pun beresiko diabet.

Apa Yang Perlu Dilakukan Bagi Penderita Diabetes

Cara mengatasi diabetes ada 4 (empat) Pilar.

PILAR 1 : Education (Pendikan dan Informasi). Artinya jika anda sudah terkena diabetes, ada harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang diabetes, anda bisa mencari informasi dari media visual (radio, TV, internet), ataupun Koran majalah dan sebagainya. Anda tidak boleh tergantung informasi hanya dari dokter anda, karena informasi dari dokter akan lebih terbatas disebabkan dokter mempunyai pasien bukan hanya anda saja.

PILAR 2    : Olah Raga Olah raga bagi penderita diabetes ini sangat mutlak diperlukan. Olah raga paling tidak dilakukan 4 x seminggu selama 45 menit.

PILAR 3 :    Perbaiki Pola Makan atau konsumsi supplement Bagi orang yang hidup diperkotaan untuk melakukan perbaikan pola makan terutama mendapatkan makanan organik

PILAR 4 :  Minum Obat.  Minum obat sebaiknya dilakukan setelah tiga pilar di atas dijalankan. Penderita diabetes harus melakukan semua pilar tersebut terlebih dulu. Anda perlu konsultasi dengan dokter, tidak diperkenankan melakukan “potong Kompas” (Short cut) artinya jika anda sudah terkena diabetes, anda baru minum obat untuk menurunkan kadar gula?

Pengobatan Herbal Diabetes

Penyembuhan dari IBU SEGALA PENYAKIT INI yang paling utama adalah perubahan gaya hidup. Ketika orang sudah divonis terkena penyakit ini plola hidup sehat harus dijalaninya. serta melakukan konsumsi dengan pola makan yang seimbang, hindari makan yang banyak mengandung protein, gula, garam; gerak badan yang cukup; periksakan kadar gula secara rutin.

Selain itu ada kabar yang cukup menggembirakan bagi penderita diabetes jika ingin menjalani dengan Pengobatan Alternatif Dengan Obat Herbal atau Kembali ke alam (back to nature. Yakon, pletekan bisa sebagai solusi herbal.