Kliyengan: Pusing, Lemas dan Goyah Jangan Remehkan Kondisi Ini. Bisa Jadi Akibat Penyakit Lain

KliyenganKliyengan atau merasa pusing dan ruang di sekeliling penderita terasa berputar, sehingga tubuh terasa melayang. Kondisi kliyengan sering digunakan untuk menjelaskan suatu perasaan seperti ingin pingsan atau merasa lemah dan goyah. Arti dari kliyengan sendiri adalah pusing, pening, sakit kepala yang sering orang sebut dengan vertigo

Kliyengan dialami seseorang dapat dikategorikan dalam dua hal:

  • Merasa kliyengan seperti ingin pingsan (Presyncope)

Kondisi Kliyengan ini dalam istilah medis disebut Presyncope. Dimana kondisi seseorang merasa ingin pingsan dan pusing tapi tanpa kehilangan kesadaran, seringkali diikuti dengan mual, kulit pucat dan gejala lain yang berkaitan dengan pingsan.

Kondisi kliyengan (Presyncope) ini disebabkan oleh kondisi seseorang yang memiliki tekanan darah yang rendah (hipotensi ortostatik), kondisi ini terjadi karena adanya penurunan drastis tekanan darah sistolik (angka atas dalam membaca tekanan darah).

Kliyengan ini dapat terjadi jika seseorang duduk atau berdiri terlalu cepat dan juga pada orang yang selain memiliki penyakit tekanan darah rendah, atau kurangnya asupan darah yang keluar dari jantung, kondisi ini seperti salah satu penyakit otot jantung (cardiomyopathy), irama jantung abnormal (aritmia) atau penurunan volume darah yang membuat alirannya dari jantung tidak memadai.

  • Kliyengan karena kehilangan keseimbangan (disequilibrum)

Kliyengan yang disebut disequilibrum ini dialami seseorang karena hilangnya keseimbangan atau perasaan goyang saat berjalan yang kemungkinan besar karena seseorang memiliki masalah pada bagian dalam telinga atau inner ear (vestibular), kelainan pada bagian dalam telinga bisa membuat seseorang merasa goyang saat berjalan terutama dalam gelap.Sebab lainnya, karena adanya gangguan sensori, kegagalan dalam penglihatan dan kerusakan saraf (kondisi neurologis) tertentu terutama saraf kaki.

Kliyengan (disequilibrum) ini juga bisa disebabkan konsumsi obat-obatan seperti obat penurun tekanan darah jika tekanan darah yang diturunkan terlalu banyak, juga bisa disebabkan gangguan kecemasan seperti serangan panik, seperti merasa panik, merasa grogi atau mengalami fobia.

Kliyengan memang bukan suatu penyakit yang mematikan (disease killer) namun perlu diwaspadai kliyengan baik dalam bentuk Presyncope mauoun disequilibrum bisa jadi karena anda sedang terserang penyakit:

1. Penyakit peradangan pada lambung

Kaitan dengan penyakit ini bisa jadi karena naiknya asam lambung, penyakit maag , radang lambung, tukak lambung. Penyakit ini banyak diakibatkan oleh makanan, pola makan tidak teratur, alkohol,obat obatan

2. Kurang darah (Anemia)

Anemia adalah kondisi kurangnya kadar Hb (Haemoglobin) atau kurangnya jumlah sel darah merah (eritrosit). Akibatnya, kandungan oksigen (O2) dalam darah berkurang. Penyebab anemia antara lain : kekurangan zat besi, cacingan, perdarahan menstruasi yang berlebihan atau lama dan penggunaan obat penurun tekanan darah dapat menyebabkan pusing jika dosis yang digunakan terlalu besar.

3. Masalah pada jantung

Seperti kurangnya asupan darah yang keluar dari jantung, penyakit otot jantung (cardiomyopathy), denyut jantung tidak teratur (aritmia) atau penurunan volume darah sehingga menyebabkan aliran darah dari jantung tidak memadai.

3.  Kolesterol, lemak darah dan gula darah

Kelebihan kadar kolesterol, lemak (trigliserida) dan gula pada darah dapat menyebabkan darah mengental sehingga memperlambat aliran darah di seluruh tubuh, termasuk di dalam otak yang menimbulkan pusing.

4. Gejala tersumbatnya aliran darah yang berakibat stroke

Mencegah Kliyengan 

Jika seseorang mengalami kliyengan maka anda perlu mencegah pada hari-hari berikutnya.

  • Jangan berdiri secara tiba-tiba. Pusing sering muncul akibat Anda berbaring atau duduk lalu berdiri secara tiba-tiba.
  • Banyak minum. Ini dapat menyembuhkan sekaligus mencegah pusing akibat kepanasan dan dehidrasi.
  • Makan secara teratur. Banyak orang yang merasa pusing dan bahkan pingsan karena melewatkan makan pagi.
  • Segera duduk atau berbaring ketika merasa akan pingsan atau kehilangan keseimbangan.
  • Rajin berolah raga, terutama berenang. Ketika berenang, selain seluruh tubuh bergerak, kulit akan mendapatkan rangsangan yang cukup dari suhu air dan tekanan air.

Pengobatan

Pengobatan secara medis pada kliyengan ini pada umumnya oleh dokter diberi suntikan Gentamisin. Ini adalah antibiotik untuk memberikan anestesi lokal, yang dipercaya dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan dari serangan vertigo. Namun, setelah melakukan hal ini, kemampuan pendengaran Anda akan terganggu.

Atau diberi Steroid, seperti deksametason. ini juga akan memberikan anestesi lokal kepada Anda sebelum menyuntikkan jenis obat ini. Bila dibandingkan dengan gentamisin,jenis obat ini kurang efektif. Namun, risiko efek samping dari obat ini lebih rendah dibandingkan dengan gentamisin.

Namun jika kedua pengobatan tersebut tak membuahkan hasil maka tindakan operasi akan dilakukan oleh tenaga medis. Operasi mungkin menjadi satu-satunya pilihan untuk mengobatinya. Jenis pembedahan dibagi menjadi beberapa macam, antara Prosedur kantung endolymphatic.

Jenis pembedahan ini dapat mengatur kadar cairan telinga bagian dalam. Selain itu, produksi cairan dapat berkurang, penyerapan cairan lebih meningkat, dan vertigopun dapat diatasi. Namun, ketika Anda melakukan hal ini, dokter akan menghilangkan sebagian kecil tulang yang berada di atas kantung endolymphatic.

Pengobatan Herbal

Pengobatan herbal dapat dilakukan sebagai upaya atau penyembuhan, paling tidak secara holistik mampu mencegah dan mengobati kliyengan dan lebih aman dan tanpa efek samping. Anda setidaknya mengkonsumsi 3 (tiga) jenis herbal yaitu Pegagan: dipercaya sebagai anti vertigo dan nutrisi otak, bidara upas: terkenal sebagai solusi herbal kesehatan saluran cerna, daun dewa: terkenal sebagai ogulasi atau anti penggentalan darah sehingga memperlancaran aliran darah keorgan-organ tubuh.

Salam sehat

Paket kliyengan