Kunyit atau Kunir Putih Perlu Dikonsumsi Penderita Kanker, Maag juga Hindari Penuaan Dini

Kunyit / Kunir putih atau juga dikenal dengan nama kunyit putih, tanaman dengan nama latin Curcuma Zedoaria, (kunir putih ini berbeda dengan temu mangga, lihat perbedaannya).

Ciri-ciri kunir putih ini daunnya memiliki goresan tengah sepanjang tulang daun yang berwarna merah kecoklatan. Jarang berbunga, tergantung agroklimat tempat tumbuhnya, Rimpangnya berukuran relatif besar, permukaan kulit rimpangnya mengkilap, tidak berambut dan berwarna cerah seperti jahe gajah, bila dibelah bagian dalam rimpangnya berwarna kuning mentah dan beraroma seperti temu ireng atau buah-buahan segar. Bila rimpang yang tumbuh tidak tertutupi tanah, maka rimpangnya akan berwarna hijau pada permukaan kulit rimpangnya dan kualitasnya menjadi kurang baik. Bila sudah berumur tua, akan menghasilkan empu (bonggol akar yang menggelembung besar tepat lurus dengan batang tanaman) dan di sekelilingnya ditumbuhi rimpang.  Empu ini bisa dijadikan bibit untuk periode tanam berikutnya, sedangkan rimpangnya bisa diambil (dipanen).Sedikit memiliki akar bulat (kantong seperti kacang) yang fungsinya untuk menyimpan air

Kunir / Kunyit Putih

Kunir / Kunyit Putih

Bila daunnya telah kering semua dan terkulai atau rata dengan tanah, tandanya temu putih sudah tua dan bisa dipanen.

Kunir putih dengan nama latin Curcuma Zedoaria memiliki khasiat sebagai obat dikarenakan, menurut Dr Maksum Radji, MBiomed, Apt, Ketua Perhimpunan Penelitian Bahan Alam: “Kunyit putih bisa membantu proses penyembuhan dari kanker karena mengandung senyawa turunan (derivat) flavonoid dan kurkumin yang bertindak sebagai antioksidan,”

Setidaknya ungkapan beliau ini berdasarkan hasil penelitian in vitro (laboratorium), dimana penelitian secara in vitro dilakukan dengan uji bioaktivasi. Sel kanker dikembangbiakkan dalam laboratorium dan setelah diberikan konsentrasi tertentu dari kunyit putih sel kanker tersebut menjadi mati. Selain itu didapatkan pula bahwa aktivitas kunyit putih dalam mematikan sel kanker lebih baik dibandingkan dengan tanaman Mahkota Dewa.

Selain itu juga ada penelitian lain yang dilakukan terhadap pasien kanker di salah satu RS Kanker di Indonesia, sekitar 30-40 persen pasien kanker diberikan pengobatan herbal dengan kunyit putih yang digabung dengan pengobatan medis seperti kemoterapi atau pengobatan kanker lainnya. Setelah diberikan terapi gabungan ini, banyak pasien yang menuturkan bahwa dirinya merasakan ada perbaikan pada kondisi kesehatannya. Tahap pengujian ini termasuk dalam testimoni klinis.

Fakta lain kunir putih dengan kandungan senyawanya, seperti: Mengandung RIP (Ribozom Inacting Protein) di mana zat ini berguna dalam mencegah, merontokkan, memblokir dan juga menonaktifkan sel kanker tanpa merusak sel di sekitarnya.

Zat Curcumin (Anti Inflamasi) di mana zat ini merupakan zat yang dapat mengatasi inflamasi atau peradangan. Zat Anti Lipid Peroksida , yakni dapat membantu pengobatan darah tinggi, asam urat, diabetes juga jantung koroner.
Flavonoid Saponin, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh (immunomodulator). Selain itu kunyit putih juga mengandung anti oksidan yang dapat melindungi penyusun gen.

Oleh karenanya selain untuk mengobati kanker ternyata kunir putih juga nermanfaat untuk kesembuhan:

Penyakit maag

Gejala penyakit maag terjadi karena pola makan yang tidak teratur dan memakan makanan yang memicu asam lambung terlalu banyak. Dengan mengkonsumsi Kunyit Putih ternyata bisa menetralkan asam lambung dalam tubuh. Cara konsumsinya juga cukup mudah, yaitu bisa merebusnya atau gunakan kemasan praktis berbentuk kapsul kunir putih.

Zat Anti Radang

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan yang selanjutnya adalah sebagai zat anti radang. Anti bakteri yang terkandung di dalam kunir putih ini sangat bermanfaat untuk proses penyembuhan luka dan infeksi. Sehingga Anda akan terhindar dari bekas luka atau kapalan.

Obat Awet Muda

Kunir putih juga memiliki sifat antioksidan yang bisa membuat si pengkonsumsi jadi awet muda dan mengurangi dan menghindari proses penuaan dini.

Penyegar Kulit

Sebagai penyegar kulit, Anda dapat mencampurkan kunyit, madu dan juga jus lemon secara sekaligus. Minumlah campuran tersebut setiap hari secara rutin. Anda akan merasakaan manfaatnya setelah beberapa kali meminum ramuan tersebut.

Melembabkan Kulit yang Kering

Kunyit putih memiliki kandungan antiseptik dan antioksidan sehingga memberikan nutrisi pada kulit yang kering agar lebih lembab tanpa perlu menggunakan pelembab buatan. Anda juga bisa mengkombinasikannya dengan madu karena madu dapat mengikat air yang berguna untuk mempertahankan kelembaban dan kesehatan kulit bagian dalam.

Mencegah Kanker Payudara

Salah satu penyakit yang ditakutkan oleh kaum wanita selain kanker serviks adalah kanker payudara. Maka untuk mengurangi resikon terjadinya kanker ini Anda dapat membuat ramuan kunyit putih dengan keladi tikus.

Caranya adalah kunyit putih dan keladi putih di uci sampai bersih kemudian dipotong-potong. Lalu rebuslah dengan air sebanyak 4 gelas. Setelah mendidih minumlah ramuan tersebut. Cara praktis juga bisa mengkonsumsi 2 jenis kapsul bersamaan yaitu kapsul kunir putih dan kapsul keladi tikus.

Mengobati Masuk Angin

Untuk mengobati gejala masuk angin, Anda dapat mengambil 200 gram kunyit putih, kemudian dicuci sampai bersih, kupas dan parut. Hasil parutan tersebut diperas dan air perasannya kemudian direbus. Air rebusan inilah yang dimanfaatkan untuk mengobati masuk angin.

Mengobati Kista

Kunyit putih juga dapat digunakan sebagai bahan ramuan untuk mengobati penyakit kista. Caranya, campurkan masing-masing 10 gram kunyit putih kering, tapak liman kering, dan dauj pegagan kering dengan 30 gram cakar ayam segar. Rebus dengan air 1 liter hingga tersisa setengahnya kemudian dinginkan. Minumlah ramuan ini sebanyak 3 kali sehari.

Cara mengkonsumsi kunyit / kunir putih sangat sederhana, bisa direbus jika dalam bentuk rimpang, atau diseduh jika dalam serbuk, atau dalam kemasan praktis berbentuk KAPSUL KUNIR PUTIH.