Pembesaran Limpa (Splenomegali) Atasi Dengan 3 (Tiga) Herbal

Bengkak limpaLimpa (spleen) pada tumbuh manusia perannya sangat penting dalam melibatkan sel-sel darah dalam tubuh, dimana fungsi organ ini adalah untuk menyaring darah dan mengeluarkan sel-sel darah merah yang tua dan rusak, dan juga mengeluarkan bakteri-bakteri, dan partikel-partikel lain ketika mereka lewat melalui jaringan yang kompleks dari pembuluh-pembuluh darah di dalam limpa, dimana fungsi itu pada akhirnya menghasilkan lymphocytes, tipe dari sel darah putih yang menghasilkan antibodi-antobodi dan membantu sistem immun tubuh.

Dalam arti lain ketika limpa dalam kondisi sehat atai normal akan menunjang sistem kekebalan tubuh karena limpa juga menyimpan dan menghasilkan sel darah putih, yang membantu memerangi ancaman seperti bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi seperti meningitis dan pneumonia, serta penyakit lainnya.

Fungsi yang lainnya organ ini mengatur produksi trombosit, yaitu jenis sel darah yang penting untuk pembekuan darah. Limpa juga dapat menyimpan trombosit dan juga merupakan bagian dari sistem limfatik serta karena limpa membantu dalam pengaturan cairan di dalam tubuh.

Begitu pentingnya limpa organ yang berukuran sebesar kepalan kecil yang terletak pada sisi kiri perut. Organ ini berada dekat dengan perut dan pankreasn(organ yang memproduksi insulin, yang merupakan hormon untuk mengatur gula darah) Organ ini dilindungi oleh tulang rusuk, sehingga tidak langsung terasa ketika disentuh.

Sebagai organ manusia sebagaimana organ lainnya limpa juga rentan terjadi masalah atau terserang penyakit karena virus ataupun bakteri. Limpa juga bisa rusak dikarenakan sebab lain yang tak terduga karena kecelakaan misalnya.

Limpa rusak disebabkan non accident diantaranya disebabkan:

Pembesaran Limpa (Splenomegali)

Pembesaran limpa ini banyak diaebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan parasit. Kanker dan kondisi yang mempengaruhi darah atau sistem limfatik juga dapat menyebabkan kondisi ini. Penyakit peradangan seperti artritis rematoid juga terkait dengan ukuran abnormal limpa. Terkadang, limpa membesar ketika terjadi penumpukan jaringan lunak abses atau tumbuh kista (tumor ganas).

Limpa Terlalu Aktif (HIPERSPLENISME)

Ini adalah istilah untuk menggambarkan suatu limpa yang terlalu aktif. Limpa mungkin menyaring sel darah merah sebelum waktunya. Kondisi ini dapat dikaitkan dengan kanker getah bening, penyakit peradangan, sirosis hati, dan malaria.

Penyerapan limpa – Ini adalah kondisi medis yang berhubungan dengan penyakit sel sabit, yaitu gangguan darah bawaan yang ditandai oleh adanya darah merah yang berbentuk tidak normal seperti sabit. Karena sel ini dapat rusak dengan mudah dan cepat, kemungkinan tidak terdapat oksigen yang cukup dalam darah, yang mengakibatkan terjadinya anemia. Sel sabit juga dapat menumpuk pada limpa ketika sel darah merah disaring, yang dapat menyebabkan limpa membesar dan fungsi organ berkurang.

Aksesori limpa – Aksesori limpa adalah limpa tambahan. Limpa ini tidak memiliki fungsi dan pada dianggap tanpa efek samping.

Ketidak Tercukupnya Trombosit (Trombositopenia)

Sebuah kondisi di mana tidak terdapat cukup trombosit dalam aliran darah karena limpa mencoba untuk menahan sebagian besar trombosit.

Asplenia

Suatu kondisi di mana limpa tidak berfungsi secara normal. Orang tersebut juga ada kemungkinan tidak memiliki limpa, namun jarang terjadi.

Limpa pecah – Limpa pecah merupakan salah satu kerusakan organ. Kondisi ini dapat digambarkan sebagai terkoyaknya limpa, yang berarti hanya sebagian dari organ robek atau rusak. Bagaimanapun, limpa membutuhkan perhatian medis segera karena dapat menyebabkan pendarahan internal dan syok. Salah satu penyebab paling umum dari limpa pecah adalah kecelakaan, khususnya tabrakan kendaraan.

Ketika limpa mulai bermasalah dengan penyebab di atas, maka gejala yang dirasakan bisa beragam diantaranya:

  • Anemia
  • Kelelahan
  • Lemah otot
  • Mudah memar
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Merasa cepat kenyang meskipun hanya makan dalam jumlah kecil
  • Nyeri pada daerah limpa
  • Infeksi kronis, sering, atau berulang
  • Mudah terjadi pendarahan
  • Sakit perut
  • Penyakit kuning (warna kekuningan pada kulit biasanya terjadi karena kerusakan hati atau penyakit sel sabit)
  • Kepala ringan
  • Disorientasi atau kebingungan
  • Pembengkakan pada tangan dan kaki

Pengobatan Limpa

Pengobatan limpa pada kasus pembesaran limpa pada umumnya dilakukan penyinaran untuk memperkecil limpa sampai pembedahan, namun ini sangat beresiko.

Obat Tradisional Penyakit Limpa Bengkak

Pembengkakan limpa bisa diobati secara herbal yang tidak memiliki efek samping. Yaitu dengan penggabungan 3 (tiga) jenis herbal yang dikonsumsi bareng yaitu dengan herbal dari tanaman Meniran, Lempuyang dan Temu lawak. tersedia Paket Pengobatan.

PengobatanLimpaPembengkakanLimpaDenganHerbalMurni_1

Manfaat Lain Konsumsi 3 Herbal Ini Sekaligus

Selain untuk kesehatan limpa terutama pada pembengkakan limpa, konsumsi 3 herbal ini sekligus akan memiliki manfaat kesehatan dari masing-masing manfaat herbal tunggal diantaranya

Konsumsi Meniran

Dengan konsumsi Tanaman meniran maka akan terjaga penyakit Batu Ginjal dan Saluran Kencing, terjaga kesehatan hati atau penyembuhan dari penyakit hepatitis, terhindar dari penyakit rematik, menyehatkan mata terutama menyembuhkan Rabun Senja, menyehatkam saluran cerna dalam hal ini menyembuhkan penyakit disentri, meniran juga akan melancarkan air seni ataunsebagai peluruh seni, kencing nanah dan nyeri ginjal.

Manfaat yang diperoleh daun meniran bagi kesehatan dikarenakan tanaman meniran ini memliki senyawa beta-d-xylopyranoside dan beta-sitosteroy. Senyawa lain yang baru ditemukan adalah seco-4-hidroksilintetralin, seco-isoarisiresinol trimetil eter, hidroksinirantin, dibenzilbutirolakton, nirfilin, dan neolignan. 

Juga tanaman meniran  kaya akan senyawa flavonoid, antara lain phyllanthin, hypophyllanthin, qeurcetrin, isoquercetin, astragalin, dan rutin. Minyak bijinya mengandung beberapa asam lemak seperti asam ricinoleat, asam linoleat, dan asam linolenat.

Senyawa lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia diantaranya; phyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, nirtetralinirurin, nirurinetin, norsecurinine, phyllanthenol, phyllnirurin, phylltetrin, quercitrin, quercetin, ricinoleic acid, rutin, salicylic acid methyl ester, garlic acid ascorbic acid, hinokinin, hydroxy niranthin, isolintetralin, isoquercetin.

Konsumsi Lempuyang

Konsumsi lempuyang dalam jumlah wajar tidak ada efek sampingnya, bahkan menyehatkan dan sekaligus dapat mencegah penyakit asma, merangsang nafsu makan, merangsang membran mukosa lambung, mengurangi rasa nyeri, pembersih darah, penambah nafsu makan, mengobati penyakit empedu, penyakit kuning, radang sendi, batuk rejan, kolera, anemia, malaria, penyakit syaraf, nyeri perut, mengatasi kecacingan, masuk angin.

Manfaat yang terdapat dalam rimpang Lempuyang dikarenakannumbi / rimpang ini memiliki senyawa saponih, flavonoida dan tanin, di samping minyak atsiri.

Selain itu Rimpang lempuyang terasa Pahit, dan dapat Membersihkan darah. Kandungan zerumbon berkhasiatn anti kejang, juga memiliki kandungan kimia limonen, yang berbau sedap dan bersifat mengeluarkan gas (karminatif) hasil pencernaan makanan.

Konsumsi Temu Lawak

Konsumsi temu lawak tidak memiliki efek samping dan sangat aman bahkan jika dikonsumsinsecara rutin dalam jumlah yang wajar akan melindungi dan menyehatkan hati sekaligus mencegah dan mengobati penyakit liver, juga penyakit asam lambung,  penyakit asam urat, juga penyakit ambeien,

Manfaat yang diperoleh rimpang temulawak bagi kesehatan disebabkan Rimpang temulawak mengandung kurkuminoid , mineral minyak atsiri serta minyak lemak.

Tepung merupakan kandungan utama, jumlahnya bervariasi antara 48 – 54 % tergantung dari ketinggian tempat tumbuhnya, makin tinggi tempat tumbuhnya makin rendah kadar tepungnya.

Selain tepung , temulawak juga mengandung zat gizi antara lain karbohidrat, protein dan lemak serta serat kasar mineral seperti kalium ( K ), natrium ( Na), magnesium (Mg ), zat besi (Fe), mangan (Mn ) dan Kadmium ( Cd).

Komponen utama kandungan zat yang terdapat dalam rimpang temulawak adalah zat kuning yang disebut ” kurkumin” dan juga protein ,pati, serta zat – zat minyak atsiri.

Minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, borneol, xanthorrizol, tumerol dan sineal. Kandungan kurkumin berkisar antara 1,6% – 2,22% dihitung berdasarkan berat kering. Berkat kandungan dan zat – zat minyak atsiri tadi, diduga penyebab berkhasiatnya temulawak.

Kandungan Zat Aktif Temulawak Kurkumin, kurkuminoid, P-toluilmetilkarbinol, seskuiterpen d-kamper, mineral, minyak atsiri serta minyak lemak, karbohidrat, protein, mineral seperti Kalium (K), Natrium (Na), Magnesium (Mg), Besi (Fe), Mangan (Mn), dan Kadmium (Cd).

Mekanisme Kerja Kurkuminoid Kurkumin yang dapat menurunkan SGOT dan SGPT sampai tingkat normal. Kurkuminoid dalam temulawak dapat meningkatkan sekresi cairan empedu yang berguna untuk mengemulsikan lemak serta dapat menurunkan kadar lemak dalam darah dan hepatoprotektor.

P-toluilmetilkarbinol dan seskuiterpen d-kamper untuk meningkatkan produksi dan sekresi empedu serta turmeron sebagai antimikroba. Minyak atsiri berefek merangsang produksi empedu dan sekresi pankreas serta mempunyai kemampuan sebagai bakterisid maupun kemampuan melarutkan kolesterol.

Pada dosis tinggi, minyak atsiri dapat menurunkan kadar enzim glutamate Oksaloasetat transaminase dalam serum (SGOT) dan enzim glutamate Piruvat transaminase dalam serum (SGPT). Itulah sebabnya rimpang temulawak bisa pakai sebagai obat untuk Penyakit liver, juga penyakit asam lambung, juga penyakit asam urat, jugapenyakit ambeien