WASPADAI KOMPLIKASI MONOPAUSE

MenopauseMenopause merupakan proses alami dimana proses kesuburan wanita dimana fase ini diakhirinya proses berhentinya menstruasi untuk selamanya biasanya dialami wanita  usia 35-58, kebanyakan wanita mengalaminya saat umur 48-52

Menopause sebenernya bukan masalah kesehatan walau terjadi perubahan hormonal, fisik dan psikososial. Yang perlu diikat menopause  bukanlah akhir dari kehidupan seksualitas.

Walau bukan masalah kesehatan namun jika terjadi menopause dini pada usia 40-45 dan dapat merupakan hal normal tetapi dapat pula menandakan adanya penyakit tertentu, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

Bisa berkenaan masalah kesehatan jika proses terjadinya menopause dimulai dengan penurunan fungsi sel telur, umumnya terjadi lima tahun sebelum menstruasi terakhir. Perubahan fisik dan emosi dapat terus berlanjut beberapa tahun selelah menstruasi terakhir.

Bahkan ada yang disebut Komplikasi Menopause, yaitu beberapa penyakit kronis cenderung timbul setelah menopause seperti:

1. Penyakit Jantung

Bersamaan dengan menurunnya hormon estrogen maka resiko terjadinya penyakit jantung juga meningkat. Beberapa tindakan yang diambil untuk menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung seperti stop merokok, menjaga tekanan darah, olahraga secara teratur dan pola makan yang sehat.

2. Osteoporosis

Beberapa tahun pertama setelah menopause, kalsium dalam tulang akan menurun secara cepat sehingga meningkatkan resiko tulang menjadi rapuh (osteoporosis) . Pada masa menopause penting untuk mendapatkan asupan kalsium yang cukup sekitar 1200-1500 miligram/hari dan vitamin D 400-800 internasional unit(UI)/hari. Olahraga teratur juga penting untuk menjaga tulang tetap kuat.

3. Inkontinensia urin

Terjadi akibat elastisitas vagina dan saluran kencing berkurang, biasanya ditandai dengan keluarnya air seni saat sedang tertawa, batuk atau mengangkat atau dengan gejala yang lebih berat.

4. Peningkatan berat badan

Akibat metabolisme tubuh dan hormon estrogen yang menurun, berat badan meningkat dan bentuk tubuh berubah. Kurangi porsi makan dan berolahraga untuk mempertahankan berat badan.

Pengobatannya :

  1. Ketika wanita sudah merasakan gejala peralihan ini, hendaknya ia mengurangi bahkan sebaiknya berhenti mengonsumsi daging untuk beberapa bulan ke depan. Perbanyak makan sayur, usahakan dapat buang air besar secara teratur setiap hari, banyak minum air putih dan banyak istirahat.
  2. Konsultasi ke dokter untuk mendapatkan treatmen
  3. Konsumsi 2 herbal yang dikonsumsi bersamaan yaitu adas dan kejibeling

 

Paket menopause